3.30 Kertas Kerja Mengenai Bahasa Melayu dan Perkembangannya
Kertas ini telah dibentangkan oleh Admin di Kongres Bahasa Dan Persuratan Melayu Ke-IIIGhazali Yunus
Ahli-ahli Bahasa menggolongkan Bahasa Melayu ini kedalam Keluarga Bahasa MELAYU-POLYNESlA atau OCEANIC atau AUSTRONESIA. Keluarga Bahasa ini meliputi suatu kawasan yang luas; nulai dari pulau Formosa hingga ke New Zealand dari Madagascar hingga kepulau Easter dan ini adalah termasuk bahasa-bahasa di-kepulauan Philipina, Gugusan Pulau-pulau Melayu, Micronesia, Melanesia dan Polynesia. Bangsa-bangsa MELAYU-POLYNESIA atau AUSTRONESIA ini berasal dari satu keturunan yang disebutkan bangsa PROTO-MELAYU. Menurut sejrah mereka ini datang dari daerah yang sekarang dapat kita samakan dengan Yunnan (China Selatan) kira-kira 3000 tahun sebelum Masehi. Dari situ mereka turun kearah selatan, yaitu ke Siam dan ke Indo-China dan terus ke Gugusan Pulau-pulau Melayu. Kedatangan mereka ini menyebabkan penduduk asli ditempat-tempat ini, yaitu bangsa Wedda dan Negrito harus menyingkir ketempat-tempat lain. Kemudian datang lagi beberapa gelombang bangsa Melayu yang disebut bangsa Deutero-Melayu, kira-kira antara tahun 300 dan 200 sebelum Masehi. Dengan kedatangan mereka ini maka terjadilah perchampuran darah antara Proto-Melayu dan Deutro-Me1ayu ini. Djuga menurut penyelidikan Ahli-ahli Bahasa dikatakan bahawa Keluarga Bahasa yang besar ini bertali dengan keluarga bahasa-bahesa Austro-Asia yang meliputi bahasa Munda di India Tengah; bahasa Khasi di Assam; bahasa Mon atau Talaing dan Khmer atau Kemboja di Indo-China.
Kongres Bahasa