3.16 Bahasa Melayu dalam Lapangan Kesusasteraan (Bahagian Puisi Baru).
Kertas ini telah dibentangkan oleh Admin di Kongres Bahasa Dan Persuratan Melayu Ke-IIIOsman Awang (Tongkat Warrant)
Akan menyatakan Puisi Melayu Baru dengan tidak barang sedikitpun menyingkap zaman dan tahun yang menabiri Puisi Melayu lama samalah dengan menyebut nama seseorung dengan tidak menyebut nama ayahnya. Karena nama seseorang itu akan lebih dianggap lengkap kalaau ditulis sekali nama ayahnya atau turunannya, maka “Kertas Kerja” inipun akan dapatlah sedikit menambah kekurangannya, kalau seberapa kadarnya disebutkan juga barang sepatah dua kata mengenai Puisi Melayu lama itu. Betapapun juga untuk suatu Kongres Bahasa dan Persuratan Melayu yang besar ini, karangan ini belumlah lagi dapat dikatakan lengkap, apalagi untuk dapat memuaskan hati para peserta dan para pengunjung kongres dan para pembacha “Kertas kerja” ini. Hanya karena didorong oleh keinginan untuk dapat petunjuk dan bimbingan dari para ahli yang menghadiri kongres inilah saja maka saya memberanikan hati menyambut permintaan pihak panitia yang menyelenggarakan kongres ini untuk menyediakan suatu “Kertas Kerja” mengenai, BAHASA MELAYU DALAM LAPANGAN KESUSASTERAAN BAHAGAN PUISI BARU.
Kongres Bahasa